Bahaya Penyakit Kulit Kucing Mengintai, RSH Unair Edukasi Pemilik Hewan di Surabaya

Jatim Today, Surabaya - Bahaya penyakit kulit atau skin disease pada kucing yang mengintai pemiliknya menjadi fokus edukasi Rumah Sakit Hewan Universitas Airlangga (RSH Unair) Surabaya.
Bekerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim 1, RSH Unair mengumpulkan 50 pemilik kucing dan satwa eksotik. Ini sebagai upaya memitigasi risiko penularan penyakit zoonosis dari hewan ke manusia.
Direktur RSH Unair Prof. Anwar Ma’ruf mengingatkan, kedekatan fisik dengan satwa meningkatkan risiko penularan. Penyakit ini dapat berpindah melalui kuman, parasit, bakteri, hingga virus yang dibawa hewan.
“Hewan peliharaan kini sering tidur bersama pemiliknya. Ini yang harus diwaspadai agar tetap aman melalui pengetahuan dan bimbingan medis yang tepat,” ujar Anwar di sela acara Ngabuburit 2026 RSH Unair, dikutip Minggu (15/3/2026).
Anwar menambahkan, kesejahteraan hewan atau animal welfare sangat bergantung pada kesehatan fisik. Karena itu, pihaknya menyediakan layanan pengobatan kulit, pemberian antibiotik, hingga vaksinasi gratis sebagai bentuk nyata kepedulian.
“Jika terjadi kondisi emergensi, kami memiliki ambulans khusus hewan. Dokter hewan kami akan langsung menjemput pasien yang membutuhkan penanganan cepat di lokasi,” jelas Anwar.
Sementara itu, PDHI Jatim 1 menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan RSH Unair sebagai pusat rujukan medis. Kolaborasi ini dianggap vital bagi seluruh dokter hewan di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
“Kami berharap kerja sama ini terus memberi manfaat bagi masyarakat. RSH menjadi rujukan utama dalam menangani masalah kesehatan satwa yang kompleks,” ungkap perwakilan PDHI Jatim 1, Anang Murjito.
Sedangkan pemilik kucing asal Surabaya, Oni Novita Anggraini, mengaku rutin mengikuti kegiatan edukasi. Ia memanfaatkan momentum ini untuk memastikan kesehatan kucingnya, Kimberly, tetap terjaga dengan baik.
“Saya suka kucing sejak 2015. Sekarang juga ikut komunitas. Saya sudah dua kali ikut kegiatan ini. Memang hobi, sekaligus melatih keberanian kucing,” ungkapnya.
Rangkaian acara juga dimeriahkan lomba fashion show dan lomba makan cepat satwa. Kegiatan ini merupakan pemanasan menuju perhelatan Pet Festival yang lebih besar pada Juni 2026 mendatang.
